RME
Pengalamanku belajar recording nggak terlalu susah karena kebetulan waktu belajar juga dibimbing oleh teknisi dari www.sweetwater.com yaitu Mr. Bob Mondok. Aku dikenalin beberapa sound card recording sesuai pertanyaan waktu itu. Memang aku sempat beli beberapa yang murah untuk pengenalan aja. Namun setelah pengetahuannku berkembang aku akhirnya minta yang cukup professional sesuai dengan kebutuhanku. Tetapi ternyata setelah aku beli dan beli beberapa sistem dan tipe akhirnya aku cukup dipuaskan dengan RME fireface 800.
Ada beberapa merek bagus dari Windows base tetapi teknisiku nyaranin RME karena setup dikomputer cenderung mudah. Sedikit sekali pengetahuan komputer set-up yang dibutuhkan. Kualitasnya juga sangat solid apalagi setelah mendapat pre amp* yang standar internasional.
* untuk pre amp nanti dibahas juga karena ini pengetahuan sangat penting di dunia recording.
Tipe RME
Ada 2 tipe RME yang aku pernah pakai yaitu HDSP multiface dan fireface 800. Kedua alat ini mempunyai fungsi yang sama. Perbedaannya adalah sistem dan jumlah track waktu recording. Kalau merekam gitar ya mungkin cukup 1 track aja. Walau dalam praktek musisi sering kreatif dengan beberapa track karena miking. Ini saat recording saja. Nah kalau drum ya hitung sendiri drum set yang dipakai misal: kick, 3 tom, snare, hihat, crash dan ride. Ya 8 tracklah. Ini memberi pengertian tentang track yang diperlukan kalau memang mau live recording. Jadi bayangin sendiri kalau rekaman band live yaitu merekam band yang mainnya bersamaan. Namun recording modern sudah jarang melakukan ini karena perkembangan teknologi saat ini sudah memungkinkan seperti itu.
RME HDSP Multiface

Kalau kocek pas-pasan alat ini professional. Cuma jumlah analog inputnya ada 8 artinya bisa sampai 8 track. Namun kalau satu saat perlu bisa diekspan sampai 24. Dilengkapi dengan power headphone. Jadi waktu recoding bisa didengerin sama headphone. Cuma kalau mau rekam vokal yang mic nya pakai condensor harus punya phantom power. Namun sebenarnya kalau mau rekaman ya mesti tetap kita punya pre amp dan pilih pre amp yang ada phantom power.
Setup alat ini di komputer juga cukup gampang yaitu pasang PCI Card, colokin kabel fire wire dan isntall driver, biasanya langsung jalan. Selama pakai alat ini jarang, hampir nggak pernah rewel dengan plugin midi atau virtual sound. Benar-benar low latency atau delay dari alat analog yang direkam ke komputer betul-betul seketika. Permasalahan umum yang membingungkan adalah waktu jreng gitar misalnya ada waktu tunda untuk dapat terekam oleh track.
RME Fireface 800
Tetapi kalau kocek bukan masalah aku suka yang ini. Kemampuannya hampir nggak ada bedanya dengan yang pertama tadi cuma ia bagus ada phantom power mic kondensor. Juga bentuknya yang masuk standar U Rack yang bikin aku suka karena ia bisa kompak masuk rack sama-sama alat lain.
Yang membedakan fire wire PCI card bisa yang memang berasal dari standar komputer umum. Fire wire PCI card ini banyak dijual di toko komputer dan jenisnya yang FireWire cable (IEEE 1394). Jumlah analog input ada 8 balance analog input.
Silahkan baca sendiri specnya karena saya cuma membagi pengalaman. Jadi lagu-lagu saya direkam dengan sound card RME fire face 800 ini.
Lebih jauh akan dibahas cara recording dan sofware juga nanti. Juga yang nggak kalah penting adalah pilihan komputer atau spec komputer untuk recording.
Untuk harga cek aja di www.sweetwater.com
|